Welcome to Tips N Trick HP

Enjoy...

E Ink dan Marvell Perketat Persaingan e-Reader

Posted by Roy L. Situmeang Thursday, November 12, 2009

DENGAN kombinasi teknologi E Ink dan Marvell, sebuah e-reader akan menjadi lebih kaya fungsi dan berharga lebih murah. Produk pertama e-reader berteknologi itu diperkirakan mulai tersedia pada awal 2010. Kabar gembira bagi para pencinta buku. Mulai awal 2010, pilihan e-reader atau gadget pembaca buku digital akan semakin banyak. Harganya pun diperkirakan akan semakin murah. Lebih dari itu, e-reader juga akan mampu menyajikan lebih banyak fungsi. Industri e-reader bergerak semakin dinamis karena para produsen semakin agresif menyajikan inovasi.

Salah satu gebrakan baru dalam industri e-reader tercermin dari kerja sama produsen chip Marvell Technology Group Ltd dengan produsen kertas elektronik atau electronic paper display (EDP) E Ink Corp. EDP adalah komponen utama e-reader. Dengan EDP, layar e-reader mampu menampilkan tulisan atau gambar tanpa memancarkan cahaya. Dengan begitu, sebuah e-reader mampu menyajikan pengalaman membaca seperti buku kertas biasa.
Melalui kerja sama dengan Marvell, E Ink akan mengintegrasikan EDP yang diproduksinya dengan chip-chip komputasi dan komunikasi nirkabel serta seluler produksi Marvell. Hasilnya, e-reader yang menggunakan EDP produksi E Ink akan mampu menyajikan konektivitas Bluetooth, Wi-Fi, bahkan 3G.
Pada saat ini, e-reader yang mampu mengakses internet seluler 3G memang sudah ada, yaitu Kindle produksi Amazon.com Inc. Kindle dilengkapi konektivitas 3G untuk memudahkan pengguna mengunduh buku digital, langsung dari toko buku online Amazon. E-reader yang berkonektivitas Wi-Fi juga sudah ada, yakni Reader produksi Sony Corp.
Seperti Kindle, Reader dilengkapi Wi-Fi untuk memudahkan pengguna mengunduh buku digital langsung dari internet. Namun begitu, beberapa konektivitas nirkabel yang ada pada Kindle dan Reader menggunakan chip komunikasi yang terpisah dari chip komputasi masing-masing ereader tersebut.
Akibatnya,e-reader itu menjadi lebih boros energi, dan juga lebih mahal, karena memiliki lebih banyak komponen. Sebaliknya, dengan platform kombinasi EDP E Ink dan chip Marvell, sebuah e-reader menjadi lebih hemat energi karena chip chip komputasi dan komunikasi sudah disatukan menjadi sebuah platform tunggal, yakni platform bernama Armada 166E. Alhasil, e-reader yang menggunakan platform Armada 166E pun memiliki lebih sedikit komponen. Karena itu, e-reader berplatform Armada 166E akan menjadi lebih murah, dan tentu saja lebih hemat energi pula. "Kerja sama kami dengan Marvell akan menyajikan solusi System- on-a-Chip (SoC) yang terintegrasi. Dengan SoC ini, sebuah e-reader akan menjadi lebih kaya fungsi dan berharga lebih murah," ujar Vice President Marketing E Ink Sriram Peruvemba.
Pada saat ini, sebuah e-readerdipasarkan dengan harga mulai sekitar USD200 hingga USD500. Paling mahal adalah e-reader produksi Sony. Dengan platform Armada 166E dari Marvell dan EDP E Ink, sebuah e-reader akan dapat dijual seharga USD150 per unit.
E Ink dan Marvell mengungkapkan, e-reader berplatform Armada 166E akan dipasarkan mulai awal 2010. Namun, E Ink dan Marvell tidak mengungkap siapa yang akan memproduksi e-reader tersebut. Kemungkinan besar e-reader itu akan diproduksi iRex Technologies atau ASUSTeK Computer Inc. Sebab, kedua perusahaan itu saat ini dikabarkan sedang mengembangkan e-reader baru. Industri e-reader bermula pada 2006 setelah Sony merilis Reader generasi pertama. Amazon kemudian mengekor dengan merilis Kindle generasi pertama pada 2007. Pada 2009, Barnes & Noble Inc pun turut terjun ke industri tersebut dengan merilis e-reader bernama Nook. Dengan kedatangan iRex dan Asus, pasar e-reader pun akan semakin ramai. Karena pemain di industri itu semakin banyak, kompetisi pun akan berlangsung semakin sengit.
Konsumen pun akan menuai manfaat berupa peningkatan ragam pilihan produk, dan kemungkinan besar penurunan harga. Firma riset iSuppli Corp memaparkan, pada 2007 penjualan ereader di dunia baru mencapai sekitar 150.000 unit. Namun, iSuppli meyakini penjualan e-reader global akan terus meningkat,dengan pertumbuhan rata-rata 161 persen per tahun hingga 2012.
Alhasil, pada 2012, volume penjualan e-reader global diperkirakan akan menembus 18,3 juta unit. Untuk meningkatkan daya saing, para produsen pun diperkirakan akan semakin memperkaya fitur e-reader masing-masing. "Bukan tidak mungkin, Amazon suatu ketika akan merilis Kindle yang mampu memutar musik dan menampilkan foto dan video," ujar Principal Analyst Mobile Display Research iSuppli Corp Vinita Jakhanwal.

0 comments

Post a Comment

Cari semuanya disini...